7 Tanda Masalah Seksual yang Pasutri Sering Abaikan

ardipedia.com – Punya hubungan intim yang sehat dan memuaskan itu penting banget buat pasutri. Seks itu bukan cuma soal fisik, tapi juga tentang emosi, koneksi, dan cara kalian berdua nunjukin rasa sayang. Tapi, nggak semua hubungan seks bisa mulus terus. Kadang, tanpa disadari, ada masalah-masalah kecil yang muncul dan kalau dibiarin bisa jadi besar. Masalah ini sering banget dianggap sepele, bahkan diabaikan. Pasutri mikir, “Ah, cuma capek aja,” atau “Nggak apa-apa, mungkin lagi nggak mood.” Padahal, bisa jadi itu adalah tanda kalau ada yang salah.

Nah, di sini, gue bakal bongkar tujuh tanda masalah seksual yang sering banget pasutri abaikan. Ini bukan buat nakut-nakutin, tapi buat jadi pengingat biar kamu dan pasangan bisa lebih peka sama kondisi hubungan kalian. Dengan mengenali tanda-tanda ini, kamu berdua bisa lebih cepat cari solusi dan ngebalikin spark yang mungkin udah mulai redup. Jadi, yuk kita bahas satu per satu.

1. Jarang Bicara Soal Seks, Bahkan Sambil Bercanda

Komunikasi itu pondasi dari semua hal dalam hubungan, termasuk seks. Pasangan yang punya hubungan seks sehat biasanya nggak canggung buat ngobrolin soal itu, bahkan dengan santai atau sambil bercanda. Mereka bisa berbagi fantasi, bilang apa yang mereka suka dan nggak suka, atau sekadar nanyain, “Gimana tadi, enak nggak?”. Kalau kamu dan pasangan udah jarang banget ngobrolin soal seks, atau bahkan obrolan itu selalu dihindari, ini bisa jadi tanda ada masalah.

Menghindari obrolan soal seks itu sama aja kayak nyimpen masalah di bawah karpet. Mungkin awalnya kamu mikir itu cuma soal rasa canggung, tapi lama-lama bisa bikin kamu berdua jadi nggak connect secara emosional. Seks yang sehat itu butuh komunikasi yang terbuka. Dengan ngobrolin apa yang kamu rasain, kamu bisa meminimalisir kesalahpahaman dan justru bikin hubungan jadi makin dekat. Kalau kamu mulai ngerasa susah buat ngobrolin ini, coba deh mulai dari hal-hal kecil dulu. Misalnya, dengan ngasih pujian setelah berhubungan atau sekadar tanya, “Lagi pengen coba apa nih?”. Pelan-pelan aja, yang penting komunikasinya balik lagi.

2. Frekuensi Berhubungan Turun Drastis Tanpa Alasan Jelas

Setiap pasangan punya frekuensi seks yang beda-beda, dan itu wajar. Ada yang tiap hari, ada yang seminggu sekali, ada juga yang sebulan sekali. Itu semua normal, selama kamu dan pasangan sama-sama puas dan nyaman. Tapi, kalau tiba-tiba frekuensinya turun drastis tanpa ada alasan yang jelas (misalnya, nggak lagi sibuk banget, nggak ada masalah kesehatan, dll), ini bisa jadi tanda bahaya.

Penurunan frekuensi ini bisa jadi pertanda kamu atau pasangan ngerasa ada ketidakpuasan, atau bahkan ada masalah emosional yang nggak terungkap. Mungkin ada salah satu pihak yang ngerasa nggak dihargai, atau ada rasa bosan yang mulai muncul. Kalau kamu ngerasa frekuensi hubungan kamu turun, jangan cuma didiemin. Coba deh ajak pasangan kamu ngobrol, tanyain ada apa, dan cari tahu bareng-bareng apa penyebabnya. Jangan sampai kamu nunggu sampai berbulan-bulan baru sadar kalau ada yang salah.

3. Salah Satu Pihak Sering Menolak Ajakan Seks

Menolak ajakan seks itu wajar kok, setiap orang punya hak buat bilang nggak. Tapi, kalau penolakan itu terjadi terus-menerus dan dari pihak yang sama, ini bisa jadi masalah. Penolakan yang berulang bisa bikin pihak yang mengajak ngerasa ditolak, nggak diinginkan, atau bahkan ngerasa performanya nggak cukup. Ini bisa merusak kepercayaan diri dan bikin hubungan jadi nggak nyaman.

Ada banyak alasan kenapa seseorang bisa menolak ajakan seks. Bisa jadi karena lagi stres, capek, atau ada masalah kesehatan. Tapi, kalau alasannya nggak jelas atau bahkan nggak ada sama sekali, kamu harus hati-hati. Ini bisa jadi tanda kalau ada ketidakpuasan seksual atau masalah emosional yang lebih dalam. Penting banget buat kamu dan pasangan untuk jujur. Kalau memang lagi nggak mood atau capek, bilang aja. Tapi, kalau penolakan itu karena ada masalah, coba deh cari tahu dan atasi bareng-bareng.

4. Nggak Ada Inisiatif dari Kedua Belah Pihak

Biasanya, dalam hubungan intim, ada satu pihak yang lebih sering ngambil inisiatif, tapi nggak menutup kemungkinan dua-duanya juga aktif. Tapi, kalau tiba-tiba inisiatif itu hilang sama sekali, dan kamu berdua nunggu-nungguan, itu bisa jadi pertanda masalah. Hubungan seks yang sehat itu butuh gairah dan keinginan dari kedua belah pihak. Kalau gairah itu udah hilang, bisa jadi ada masalah emosional atau fisik yang harus diselidiki.

Kehilangan inisiatif bisa bikin momen intim jadi terasa seperti tugas, bukan lagi keinginan. Nggak ada yang mau ngerasa kayak gitu kan? Kehilangan inisiatif ini juga bisa jadi tanda kalau ada rasa bosan atau rutinitas yang monoton. Kalau kamu ngerasa hal ini terjadi, coba deh ambil langkah pertama. Kasih kejutan kecil, mulai dari foreplay yang beda, atau ajak pasangan kamu ngobrolin hal-hal nakal yang bisa ngebangkitin lagi gairah.

5. Hubungan Seks Terasa Cepat dan Terburu-buru

Momen intim itu seharusnya dinikmati, bukan cuma dikejar. Kalau kamu ngerasa hubungan seks kamu dan pasangan jadi terburu-buru, seperti cuma buat memenuhi kewajiban, ini bisa jadi tanda masalah. Seks yang sehat itu butuh waktu, komunikasi, dan foreplay yang cukup. Kalau kamu ngerasa semuanya jadi cepat dan nggak ada foreplay, bisa jadi ada ketidakpuasan yang tersembunyi.

Seks yang terburu-buru bisa bikin salah satu atau bahkan kedua belah pihak nggak mencapai klimaks. Ini bisa bikin rasa frustasi dan akhirnya malas buat berhubungan lagi. Terburu-buru ini juga bisa jadi tanda kalau kamu atau pasangan lagi stres atau punya masalah di luar kamar tidur. Coba deh luangkan waktu lebih buat hubungan intim. Jangan cuma fokus di tujuan akhir, tapi nikmatin setiap prosesnya.

6. Kurangnya Kontak Fisik Non-Seksual

Keintiman itu nggak cuma di ranjang. Itu dimulai dari hal-hal kecil, kayak gandengan tangan, pelukan, ciuman di dahi, atau sekadar sentuhan di bahu. Kontak fisik non-seksual ini penting banget buat membangun koneksi emosional. Kalau kamu ngerasa kamu dan pasangan udah jarang banget sentuhan, ini bisa jadi tanda kalau ada masalah.

Kurangnya kontak fisik bisa bikin kamu berdua ngerasa jauh, meskipun tidur di ranjang yang sama. Ini bisa jadi pertanda ada masalah komunikasi atau bahkan ketidakcocokan emosional. Kalau kamu ngerasa hal ini terjadi, coba deh mulai dari hal-hal kecil. Mulai lagi gandengan tangan saat jalan, peluk pasangan saat lagi nonton, atau sekadar kasih ciuman di pipi sebelum berangkat kerja. Hal-hal kecil ini bisa bikin kamu berdua jadi lebih dekat dan siap buat momen intim yang lebih dalam.

7. Salah Satu Pihak Ngerasa Sakit atau Nggak Nyaman Saat Berhubungan

Ini adalah tanda yang paling jelas dan nggak boleh diabaikan. Kalau salah satu pihak ngerasa sakit atau nggak nyaman saat berhubungan, ini bisa jadi pertanda masalah fisik yang harus segera diatasi. Rasa sakit saat seks bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari kurangnya pelumas, infeksi, atau bahkan masalah psikologis. Jangan pernah abaikan rasa sakit ini, ya.

Kalau kamu atau pasangan ngerasa sakit saat berhubungan, segera komunikasikan. Jangan cuma ditahan-tahan. Ini bisa bikin pengalaman seks jadi trauma dan akhirnya malas buat berhubungan lagi. Coba deh cari tahu penyebabnya. Kalau masalahnya cuma kurang pelumas, kamu bisa coba pakai pelumas tambahan. Tapi, kalau rasa sakitnya terus berlanjut, jangan ragu buat konsultasi ke dokter. Masalah fisik itu harus ditangani secara profesional, jangan cuma didiemin.


 

Kesimpulan

Seks yang sehat itu adalah bagian dari hubungan yang bahagia. Kalau ada masalah, jangan pernah diabaikan. Tujuh tanda di atas adalah hal-hal yang sering banget dianggap sepele, tapi dampaknya bisa gede banget buat hubungan kamu dan pasangan. Mulai dari komunikasi yang buruk, frekuensi yang menurun, penolakan, sampai rasa sakit. Semua itu adalah alarm yang nunjukin kalau ada yang salah.

Mengenali tanda-tanda ini adalah langkah pertama. Langkah selanjutnya adalah komunikasi. Ajak pasangan kamu ngobrol, dengan santai dan tanpa menghakimi. Cari tahu bareng-bareng apa penyebabnya dan gimana cara ngatasinnya. Ingat, kamu dan pasangan adalah tim. Dengan kerja sama, kamu bisa bikin hubungan kamu jadi lebih intim dan bahagia, dan pastinya, nggak ada lagi masalah yang diabaikan.

image source: iStock

Gas komen di bawah! Santai aja, semua komentar bakal kita moderasi biar tetap asyik dan nyaman buat semua!

Lebih baru Lebih lama
ardipedia

نموذج الاتصال