ardipedia.com – Sebagai orang tua, kadang rasanya waktu 24 jam itu nggak cukup. Bangun pagi udah langsung dihadapkan sama segudang tugas, dari nyiapin sarapan, nganterin anak, sampai kerjaan yang nggak ada habisnya. Sorenya lanjut lagi ngurusin anak, masak, dan beres-beres rumah. Rasanya pengen banget punya waktu buat diri sendiri, meskipun cuma 15 menit buat ngopi santai sambil dengerin musik. Tapi, gimana caranya kalau anak nempel terus?
Me time itu bukan berarti kamu egois atau nggak sayang sama anak. Sebaliknya, me time itu penting banget buat kesehatan mental. Kalau kamu happy, anak juga ikutan happy. Nah, salah satu kunci buat dapet me time itu adalah dengan ngajarin anak jadi mandiri. Nggak cuma nguntungin kamu, tapi ini juga bekal penting buat masa depan mereka. Anak yang mandiri bakal tumbuh jadi pribadi yang percaya diri dan nggak gampang nyerah.
Di artikel ini, kita bakal bahas trik-trik kuno yang ternyata masih ampuh banget buat bikin anak mandiri. Trik ini mungkin terdengar sepele, tapi dampaknya luar biasa. Yuk, kita kupas satu per satu!
1. Ajarkan Mereka Beres-beres Mainan Sendiri
Ini kayaknya trik paling klasik di dunia. Tapi, nyatanya masih banyak orang tua yang beresin mainan anak. "Biar cepet," atau "Nanti anak malah berantakan lagi." Padahal, saat anak diajarin beres-beres, mereka lagi belajar tentang tanggung jawab dan punya rasa kepemilikan. Mainan itu kan punya mereka, jadi mereka yang harus merawatnya.
Awalnya, kamu bisa dampingi mereka. "Ayo, kita beresin baloknya bareng-bareng." Setelah mereka terbiasa, kamu bisa bilang, "Sekarang giliran kamu yang beresin ya, Mama mau nyiapin makan malam." Ini melatih mereka buat menyelesaikan tugasnya sendiri. Jangan langsung beresin mainan mereka kalau mereka nggak mau. Biarkan mainannya berantakan dulu, sampai mereka sadar kalau mereka sendiri yang harus membereskannya.
2. Biarkan Mereka Makan Sendiri
Banyak orang tua yang masih suka nyuapin anaknya, padahal anaknya sudah bisa makan sendiri. Alasannya, biar makannya habis atau biar nggak berantakan. Padahal, ini bisa menghambat motorik halus mereka. Saat anak makan sendiri, mereka lagi ngelatih koordinasi tangan dan mata. Mereka belajar menggunakan sendok dan garpu, dan juga belajar tentang porsi.
Biarkan mereka makan sendiri, meskipun bakal berantakan. Jangan langsung khawatir. Siapin aja koran atau alas di bawah kursi makannya. Dengan begitu, kamu bisa fokus sama makanan kamu sendiri dan nggak perlu repot nyuapin. Kalau mereka selesai, biarkan mereka bersihkan piringnya sendiri, misalnya dengan meletakkannya di bak cuci. Tentu saja, ini butuh kesabaran ekstra, tapi hasilnya bakal sepadan.
3. Beri Kesempatan untuk Memilih Pakaian Sendiri
Setiap pagi, kamu mungkin udah nyiapin baju buat anak. Tapi, sesekali coba ajak mereka milih. "Kamu mau pakai baju yang mana hari ini?" atau "Mau pakai celana warna apa?" Ini ngasih mereka rasa otonomi dan kontrol atas hidup mereka. Mereka merasa dihargai karena pendapatnya didengarkan.
Awalnya, mereka mungkin milih baju yang aneh-aneh atau nggak cocok. Tapi, biarkan aja. Toh itu cuma baju. Dengan membiarkan mereka milih, kamu lagi ngelatih mereka buat mengambil keputusan. Hal ini bikin mereka jadi lebih percaya diri dan nggak gampang ragu-ragu di kemudian hari.
4. Tugaskan Mereka dengan Pekerjaan Rumah yang Ringan
Meskipun masih kecil, anak-anak itu bisa kok bantu-bantu pekerjaan rumah. Tentu saja, pekerjaan yang sesuai sama usia mereka. Misalnya, menyiram tanaman, membersihkan meja, atau mengambilkan sesuatu. Ini ngajarin mereka tentang tanggung jawab dan kerja sama.
Dengan melibatkan mereka dalam pekerjaan rumah, kamu lagi ngasih pesan kalau mereka adalah bagian penting dari tim di rumah. Mereka merasa punya peran dan dihargai. Tentu saja, jangan langsung berharap mereka bisa melakukan dengan sempurna. Puji usahanya, bukan cuma hasilnya. Misalnya, "Makasih ya udah bantu Mama siram bunga, bunganya jadi segar!"
5. Ajarkan untuk Menyelesaikan Masalahnya Sendiri
Saat anak bertengkar sama temannya atau mainannya rusak, jangan langsung turun tangan. Biarkan mereka mencoba mencari solusi sendiri. Ini melatih mereka buat berpikir kritis dan memecahkan masalah. Misalnya, "Kenapa ya mainannya rusak? Kamu coba cek deh, mungkin bisa diperbaiki."
Kamu bisa jadi fasilitator, bukan pemecah masalah. Arahkan mereka dengan pertanyaan-pertanyaan, "Gimana kalau kamu bilang baik-baik sama temanmu?" atau "Apa yang bisa kamu lakuin biar mainannya nggak rusak lagi?" Ini ngajarin mereka kalau setiap masalah itu pasti ada solusinya dan mereka punya kemampuan buat menyelesaikannya.
6. Beri Mereka Ruang untuk Bermain Sendiri
Kadang, kita suka nempel sama anak saat mereka main. "Main apa, Nak?" atau "Sini, Mama bantu." Padahal, anak-anak itu butuh waktu buat bermain sendiri. Bermain sendiri itu penting banget buat ngelatih imajinasi dan kreativitas mereka. Mereka bisa bikin cerita sendiri, bikin dunia sendiri, dan jadi sutradara dari petualangannya.
Biarkan mereka main sendiri, di kamarnya atau di ruang tamu. Kamu bisa awasi dari jauh, tapi jangan ikut campur. Ini juga jadi kesempatan buat kamu dapet me time. Kamu bisa nyantai sambil baca buku atau dengerin musik. Anak yang terbiasa main sendiri bakal jadi pribadi yang mandiri dan nggak gampang bosan.
7. Ajarkan Keterampilan Hidup Dasar
Keterampilan hidup dasar itu bukan cuma soal masak atau nyuci. Tapi juga hal-hal sederhana kayak memakai baju sendiri, memakai sepatu sendiri, atau mandi sendiri. Awalnya mungkin butuh waktu lebih lama, tapi lama-lama mereka bakal bisa.
Kamu bisa mulai dengan hal-hal kecil. Misalnya, pas mau pakai baju, biarkan mereka coba kancingin sendiri. Kalau mereka gagal, jangan langsung kamu yang kancingin. Ajak mereka coba lagi. "Ayo, kamu pasti bisa!" Ini ngajarin mereka tentang ketekunan dan nggak gampang menyerah. Keterampilan hidup ini bakal jadi bekal buat mereka saat dewasa nanti.
Intinya, parenting itu bukan cuma soal memberi, tapi juga soal melepaskan. Dengan ngajarin anak jadi mandiri, kamu nggak cuma lagi ngasih mereka bekal buat masa depan, tapi juga ngasih hadiah buat diri kamu sendiri, yaitu waktu luang. Jadi, jangan ragu buat terapkan trik-trik kuno ini. Karena percayalah, trik kuno ini terbukti ampuh bikin anak mandiri dan kamu bisa dapet me time yang kamu butuhkan.
image source: iStock