Mencari Mentor Islami yang Tepat, Nggak Bikin Tersesat

ardipedia.com – Sering nggak sih kamu ngerasa kayak lagi jalan di tengah hutan? Kamu bingung, mana jalan yang benar. Kamu bingung, mana jalan yang salah. Kamu jadi takut tersesat. Ini yang namanya kebingungan.

Perasaan kayak gini wajar banget, kok. Karena, kita hidup di era yang serba bebas. Kita bebas berpendapat. Kita bebas beropini. Kita bisa dengerin nasihat dari siapa pun, dari ustadz, dari guru, atau dari teman. Tapi, seringkali, kebebasan itu malah bikin kita jadi bingung. Kita jadi nggak tahu, mana sih yang benar? Mana sih yang salah?

Padahal, ada satu hal yang bisa bikin kita nggak tersesat, yaitu mentor. Mentor itu kayak peta. Kalau kamu punya peta, kamu nggak akan tersesat. Begitu juga dengan mentor. Kalau kamu punya mentor, kamu nggak akan tersesat. Kamu akan tahu, mana jalan yang benar. Kamu akan tahu, mana jalan yang salah.

Tapi, buat sebagian orang, mencari mentor itu kayak hal yang berat banget. Kita mikir, "Ah, gue malu deh kalau harus punya mentor." Atau, "Gue nggak tahu, mentor yang baik itu kayak gimana." Perasaan kayak gini wajar banget, kok. Karena, kita hidup di era yang serba judgemental. Kita jadi takut buat jadi diri sendiri.

Di artikel ini, gue mau ajak kamu buat kupas tuntas, gimana sih cara mencari mentor islami yang tepat? Bukan buat nakut-nakutin, tapi buat jadi pengingat biar kita bisa jadi pribadi yang lebih bijak dalam mencari ilmu.

1. Pahami Niat, Kenapa Kamu Butuh Mentor

Hal pertama yang harus kita lurusin adalah niat. Niat itu ibarat pondasi. Kalau pondasi kamu kuat, bangunan kamu juga akan kuat. Begitu juga dengan mentor. Kalau niat kamu benar, kamu akan dapat mentor yang tepat.

Niat yang benar itu adalah mencari mentor buat mendekatkan diri sama Allah. Kamu butuh mentor buat bimbing kamu. Kamu butuh mentor buat ngingetin kamu saat kamu lagi salah. Kamu butuh mentor buat jadi support system kamu. Nggak ada niat lain, kayak niat buat pamer, atau niat buat jadi yang paling alim.

Nabi Muhammad SAW bersabda:

"Sesungguhnya setiap amal perbuatan itu harus dengan niat, dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan apa yang dia niatkan." (HR. Bukhari dan Muslim)

Pelajaran dari hadis ini adalah, niat itu penting banget. Nggak cuma dalam ibadah, tapi juga dalam setiap hal yang kita lakukan. Kalau kamu niatkan mencari mentor itu karena Allah, Allah akan mudahkan jalan kamu. Kamu akan dapat mentor yang paling baik.

2. Punya Ilmu, Tapi Harus Bijak

Seringkali, kita mikir kalau mentor itu harus orang yang punya banyak ilmu. Padahal, mentor itu nggak cuma soal ilmu, lho. Mentor itu juga soal bijaksana. Mentor yang bijaksana itu adalah orang yang bisa ngasih nasihat tanpa menggurui. Mentor yang bijaksana itu adalah orang yang bisa ngertiin kamu.

Gue pernah denger dari salah satu ustadz, katanya "ilmu itu kayak pedang". Kalau pedangnya nggak diasah, pedangnya bisa jadi bumerang buat kita. Begitu juga dengan ilmu. Kalau ilmu itu nggak dipakai dengan bijaksana, ilmu itu bisa menyesatkan.


Jadi, saat kamu cari mentor, jangan cuma lihat ilmunya aja. Coba deh, lihat akhlaknya. Apakah dia orang yang bijak? Apakah dia orang yang sabar? Apakah dia orang yang bisa ngertiin kamu? Kalau jawabannya iya, berarti dia mentor yang tepat buat kamu.

3. Punya Banyak Pengalaman, Tapi Harus Rendah Hati

Seringkali, kita mikir kalau mentor itu harus orang yang punya banyak pengalaman. Padahal, mentor itu nggak cuma soal pengalaman, lho. Mentor itu juga soal rendah hati. Mentor yang rendah hati itu adalah orang yang nggak pernah pamer. Mentor yang rendah hati itu adalah orang yang selalu bersyukur.

Rasulullah SAW bersabda:

"Barangsiapa yang tawadhu' (merendahkan diri) karena Allah, maka Allah akan mengangkat derajatnya." (HR. Muslim)

Ini nunjukin kalau rendah hati itu adalah hal yang paling baik. Mentor yang rendah hati itu bisa jadi inspirasi buat kamu. Mereka bisa bantu kamu buat jadi pribadi yang lebih baik.

Jadi, saat kamu cari mentor, jangan cuma lihat pengalamannya aja. Coba deh, lihat akhlaknya. Apakah dia orang yang rendah hati? Apakah dia orang yang sabar? Kalau jawabannya iya, berarti dia mentor yang tepat buat kamu.

4. Jadikan Mentor Sebagai Teman, Bukan Idola

Seringkali, kita jadi mikir kalau mentor itu harus jadi idola kita. Kita jadi fanatik sama dia. Kita jadi nggak bisa mikir sendiri. Ini adalah hal yang salah. Mentor itu adalah teman. Mentor itu adalah orang yang bisa bantu kamu buat jadi pribadi yang lebih baik.

Mentor itu nggak sempurna. Mentor itu juga manusia biasa. Mereka juga bisa salah. Mereka juga bisa khilaf. Jadi, jangan pernah nunggu mentor yang sempurna. Jangan pernah mikir kalau mentor itu harus kayak malaikat.

Jadikan mentor sebagai teman. Kamu bisa curhatin semua kegalauan kamu ke dia. Kamu bisa minta nasihat sama dia. Dengan begitu, kamu akan merasa lebih dekat sama dia.

5. Jangan Lupa Doa dan Tawakal

Yang terakhir, jangan pernah lupa buat berdoa dan bertawakal. Doa itu adalah senjata paling ampuh. Doa itu bisa bikin kamu lebih semangat cari mentor. Doa itu juga bisa bikin kamu lebih fokus.

Allah SWT berfirman:

"Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan." (QS. Ghafir: 60)

Ini nunjukin kalau Allah itu selalu siap dengerin doa-doa kita. Kita nggak perlu takut kalau doa kita nggak dikabulkan. Karena, setiap doa yang kita panjatkan itu dicatat sama Allah. Dan Allah pasti akan kasih yang terbaik buat kita.

Selain doa, kamu juga harus tawakal. Tawakal itu artinya kita udah berusaha maksimal, kita udah cari mentor, kita udah lurusin niat, lalu kita serahkan hasilnya kepada Allah. Tawakal itu bukan berarti pasrah, ya. Tawakal itu artinya kita yakin kalau Allah akan kasih yang terbaik buat kita.

Penutup

Jadi, mencari mentor itu nggak harus berat, kok. Kamu bisa mulai dari hal-hal yang kecil. Kamu bisa mulai dari baca buku-buku Islami. Kamu bisa nonton ceramah-ceramah ustadz. Setelah itu, kamu bisa cari mentor yang tepat buat kamu.

Semoga dengan menerapkan tips ini, kamu bisa menjalani hidup yang lebih tenang, lebih bahagia, dan lebih bermakna.

image source : iStock

Gass komen di bawah! Santai aja, semua komentar bakal kita moderasi biar tetap asik dan nyaman buat semua!

Lebih baru Lebih lama
ardipedia

نموذج الاتصال