ardipedia.com – Punya hubungan yang intim dan sehat itu impian setiap pasutri. Tapi, ada satu hal yang sering banget luput dari perhatian, yaitu kesehatan seksual. Banyak pasangan yang mikir, karena mereka udah menikah dan cuma berhubungan satu sama lain, jadi nggak perlu lagi khawatir soal penyakit menular seksual. Padahal, pemikiran ini bisa jadi bumerang, lho. Ada banyak penyakit atau masalah yang bisa datang tanpa disadari, alias 'diam-diam', dan kalau dibiarkan, bisa merusak kebahagiaan kamu dan pasangan. Cek kesehatan itu bukan cuma buat yang masih pacaran atau gonta-ganti pasangan, tapi justru jadi cara pasutri untuk saling menjaga dan menghargai.
Di sini, gue bakal bongkar kenapa pasutri wajib banget cek kesehatan seksual. Ini bukan buat nakut-nakutin, tapi buat jadi pengingat biar kamu dan pasangan bisa lebih peka sama kondisi kesehatan kalian. Kesehatan seksual itu sama pentingnya kayak kesehatan fisik lainnya. Dengan mengenali tanda-tanda masalah 'diam-diam' ini, kamu berdua bisa lebih cepat cari solusi dan menjaga hubungan tetap intim dan aman. Yuk, kita bahas satu per satu.
Kenapa Pasutri Wajib Cek Kesehatan Seksual?
Banyak pasutri yang punya keyakinan, "Kami cuma berhubungan sama pasangan, jadi kami aman." Keyakinan ini sebetulnya benar, asalkan kamu dan pasangan sama-sama bersih dari riwayat penyakit seksual. Tapi, ada beberapa alasan kenapa cek kesehatan itu tetap penting, bahkan untuk pasangan yang paling setia sekalipun. Pertama, kamu nggak pernah tahu apa yang terjadi di masa lalu. Sebelum menikah, mungkin salah satu atau bahkan kamu berdua pernah punya pasangan lain. Beberapa penyakit menular seksual itu bisa "tidur" di dalam tubuh tanpa menunjukkan gejala selama bertahun-tahun. Misalnya HPV atau Herpes. Jadi, meskipun kamu udah menikah, penyakit itu bisa tiba-tiba muncul dan menular ke pasangan. Ini bukan soal curiga-curigaan, tapi soal kewaspadaan dan tanggung jawab.
Alasan kedua, beberapa penyakit menular seksual bisa datang dari cara penularan lain selain hubungan seksual, meskipun itu jarang terjadi. Tapi, yang lebih penting lagi, ada masalah-masalah kesehatan lain yang nggak menular, tapi bisa mengganggu kehidupan seksual, seperti infeksi jamur berulang, masalah hormon, atau bahkan masalah fisik yang menyebabkan nyeri saat berhubungan. Kondisi ini bisa muncul kapan aja, nggak peduli kamu udah menikah atau belum. Dengan cek kesehatan secara rutin, kamu bisa tahu lebih awal kalau ada yang salah dan bisa langsung ditangani. Cek kesehatan ini adalah bukti nyata kalau kamu peduli dan bertanggung jawab atas diri sendiri dan pasangan.
Mengenali Penyakit 'Diam-Diam' yang Sering Diabaikan
Ada beberapa penyakit menular seksual yang dijuluki "diam-diam" karena gejalanya seringkali nggak terlihat atau sangat samar. Ini yang bikin banyak orang nggak sadar kalau mereka udah tertular.
Chlamydia dan Gonore Ini adalah dua infeksi bakteri yang paling umum dan seringkali tanpa gejala, terutama pada perempuan. Pada laki-laki, gejalanya bisa berupa rasa sakit saat buang air kecil atau keluarnya cairan. Tapi, pada perempuan, infeksi ini bisa nggak terasa sama sekali sampai akhirnya menyebar ke organ reproduksi dan menyebabkan masalah kesuburan di masa depan. Nggak adanya gejala ini yang bikin banyak pasutri nggak sadar kalau ada masalah. Kalau kamu ngerasa ada yang beda, atau punya riwayat pasangan yang nggak jelas sebelum menikah, mending segera cek.
HPV (Human Papillomavirus) HPV ini virus yang sangat umum. Banyak orang yang terinfeksi HPV tanpa menunjukkan gejala sama sekali. Ada jenis HPV yang bisa menyebabkan kutil kelamin, tapi ada juga jenis yang lebih "nakal" dan bisa menyebabkan kanker leher rahim pada perempuan atau kanker di area genital pada laki-laki. Karena nggak ada gejalanya, satu-satunya cara untuk tahu adalah dengan melakukan tes. Buat perempuan, bisa melakukan pap smear secara rutin, dan buat laki-laki, bisa berkonsultasi dengan dokter. Cek ini penting banget buat kamu yang pengen hidup tenang dan aman bareng pasangan.
Herpes (HSV) Herpes genital itu biasanya ditandai dengan luka melepuh di area genital. Tapi, beberapa orang bisa aja cuma mengalami gejala yang sangat ringan atau bahkan nggak ada sama sekali. Luka melepuh ini bisa muncul dan hilang, bikin kamu mikir, "Ah, paling cuma iritasi biasa." Padahal, meskipun luka itu udah hilang, virusnya tetap ada di dalam tubuh dan bisa menular kapan aja. Herpes ini nggak bisa disembuhkan, tapi gejalanya bisa dikendalikan. Jadi, kalau kamu curiga ada gejala yang aneh, mending segera cek ke dokter.
Infeksi Jamur (Candidiasis) Infeksi jamur ini sering banget terjadi, terutama pada perempuan. Gejalanya bisa berupa gatal-gatal atau rasa nggak nyaman di area genital. Meskipun nggak menular dari hubungan seksual, infeksi ini bisa jadi tanda kalau ada yang nggak beres di tubuh. Misalnya, daya tahan tubuh yang menurun atau kebersihan yang kurang terjaga. Infeksi ini bisa bolak-balik datang dan pergi, bikin kamu ngerasa frustasi. Dengan cek kesehatan, kamu bisa tahu penyebab utamanya dan bisa diobati sampai tuntas.
Lebih dari Sekadar Penyakit Fisik: Masalah 'Diam-Diam' Lainnya
Kesehatan seksual itu nggak cuma soal penyakit menular. Ada banyak masalah lain yang bisa mengganggu kehidupan intim kamu dan pasangan, dan ini juga sering diabaikan.
Masalah Hormon dan Libido Libido atau gairah seksual itu dipengaruhi banget sama hormon. Buat laki-laki, hormon testosteron punya peran penting, sementara buat perempuan ada hormon estrogen. Perubahan hormon bisa terjadi kapan aja, misalnya karena stres, pola makan yang buruk, atau bahkan usia. Perubahan ini bisa bikin gairah kamu dan pasangan menurun drastis. Kalau kamu ngerasa gairah kamu udah nggak seperti dulu, jangan cuma didiemin. Coba deh konsultasi ke dokter. Mungkin ada masalah hormon yang harus dibenahi.
Rasa Sakit atau Nggak Nyaman Saat Berhubungan Seks itu seharusnya terasa enak, bukan sakit. Kalau kamu atau pasangan ngerasa sakit atau nggak nyaman saat berhubungan, ini bisa jadi pertanda ada yang salah. Rasa sakit ini bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari kurangnya pelumas, masalah otot panggul, sampai masalah fisik lainnya. Sayangnya, banyak pasutri yang cuma mendiamkan rasa sakit ini dan menganggapnya normal. Padahal, rasa sakit ini bisa bikin trauma dan akhirnya malas buat berhubungan lagi. Kalau kamu ngerasa ada rasa sakit, jangan pernah diabaikan. Komunikasikan dengan pasangan dan segera cari tahu penyebabnya.
Kecemasan atau Stres yang Berhubungan dengan Seks Seks itu bisa jadi sumber kecemasan buat beberapa orang. Misalnya, laki-laki yang cemas soal performanya, atau perempuan yang cemas soal penampilan tubuhnya. Kecemasan ini bisa bikin hubungan intim jadi kaku dan nggak menyenangkan. Kalau kamu ngerasa ada kecemasan ini, jangan didiemin. Jujur sama pasangan kamu dan ajak mereka ngobrol. Mungkin ada masalah emosional yang harus dibenahi. Seks yang sehat itu harusnya bikin kamu berdua rileks dan bahagia, bukan malah nambahin beban.
Kapan dan di Mana Harus Cek Kesehatan Seksual?
Sekarang kamu udah tahu kan, kenapa cek kesehatan seksual itu penting banget buat pasutri. Terus, kapan harus ceknya? Gue saranin, cek kesehatan seksual itu bisa jadi bagian dari check-up tahunan kamu. Apalagi kalau kamu atau pasangan punya riwayat berganti-ganti pasangan sebelum menikah. Kalau kamu ngerasa ada gejala yang aneh, nggak nyaman, atau ada kekhawatiran, nggak perlu nunggu check-up tahunan, langsung aja buat janji sama dokter.
Di mana harus cek? Kamu bisa konsultasi ke dokter umum dulu untuk dapat rujukan. Tapi, kalau kamu pengen langsung ke spesialis, kamu bisa ke dokter ginekolog (buat perempuan), urolog (buat laki-laki), atau ke klinik kesehatan seksual yang terpercaya. Jangan pernah malu buat nanya, karena dokter itu profesional dan mereka ada untuk bantu kamu.
Komunikasi dan Kerjasama
Hal terpenting dari semua ini adalah komunikasi dan kerjasama kamu dan pasangan. Nggak ada gunanya kalau cuma satu pihak yang sadar pentingnya kesehatan seksual. Ajak pasangan kamu ngobrol, dengan santai dan tanpa menghakimi. Jelaskan kenapa kamu merasa cek kesehatan ini penting, dan yakinkan mereka kalau ini semua demi kebaikan kalian berdua.
Cek kesehatan seksual bareng-bareng bisa jadi cara buat kamu berdua nunjukin kalau kalian adalah tim. Kalian saling peduli dan bertanggung jawab atas kesehatan masing-masing. Ini adalah bukti cinta yang nyata. Kesehatan seksual itu bukan cuma soal fisik, tapi juga soal mental dan emosional. Dengan saling menjaga, kamu berdua bisa punya hubungan yang lebih intim, lebih sehat, dan pastinya, terhindar dari penyakit "diam-diam" yang bisa merusak kebahagiaan kamu.
image source: iStock