ardipedia.com – "Ayo, beresin mainannya!" "Cepetan mandinya!" "Jangan nonton TV terus!" Rasanya, sebagai orang tua, kita jadi sering ngomel ya? Tapi, makin diomelin, anak malah makin cuek atau bahkan tantrum. Pusing nggak sih? Padahal, kamu cuma pengen anak nurut dan bisa diajak kerja sama.
Tentu aja, ngomel itu nggak efektif. Ngomel cuma bikin anak takut, bukannya nurut. Mereka jadi berpikir, "Ah, Mama/Papa kan emang tukang marah." Lama-lama, omonganmu bakal dianggap angin lalu. Nah, gimana caranya bikin anak nurut tanpa harus nguras emosi?
Di artikel ini, kita bakal bahas lima trik jitu yang bisa kamu terapkan buat bikin anak nurut tanpa dimarahin. Ini bukan soal paksaan, tapi soal cara berkomunikasi yang lebih cerdas. Yuk, kita mulai!
1. Ubah Cara Berbicara: Dari Perintah Jadi Pilihan
Anak-anak itu punya jiwa pemberontak. Saat kamu beri perintah, mereka akan merasa terancam. Mereka bakal mikir, "Kenapa sih aku harus nurutin dia?" Ini bikin mereka jadi nggak mau nurut.
Coba deh, ganti cara bicaramu dari perintah jadi pilihan. Misalnya, ganti "Ayo, beresin mainan sekarang!" jadi "Kamu mau beresin mainan sekarang atau 5 menit lagi?" atau "Kamu mau mandi dulu atau gosok gigi dulu?" Ini ngasih mereka rasa kontrol. Mereka merasa, "Oh, aku yang mutusin sendiri," padahal kamu yang mengarahkan. Trik ini ampuh banget buat bikin mereka nurut tanpa merasa dipaksa.
2. Beri Alasan yang Jelas dan Masuk Akal
Anak-anak itu punya rasa ingin tahu yang besar. Mereka pengen tahu, "Kenapa sih aku harus gini?" Kalau kamu cuma bilang, "Ya harus gitu!" mereka bakal bingung dan nggak ngerti. Akhirnya, mereka nggak mau nurut.
Coba beri alasan yang jelas dan masuk akal. Misalnya, ganti "Ayo, beresin mainannya!" jadi "Ayo, beresin mainannya, biar nanti kalau mau main lagi gampang carinya." Atau, ganti "Jangan main gadget terus!" jadi "Jangan main gadget terus, nanti mata kamu sakit." Ini ngajarin mereka kalau setiap tindakan itu ada alasannya. Dengan begitu, mereka jadi lebih ngerti dan lebih mau kerja sama.
3. Buat Aturan yang Jelas dan Konsisten
Anak-anak itu butuh batasan. Sama seperti pagar, batasan ngasih tahu mereka apa yang boleh dan nggak boleh dilakukan. Tanpa batasan, mereka bakal bingung. Mereka bakal mikir, "Kadang boleh, kadang nggak. Bingung ah." Ini bikin mereka jadi nggak konsisten.
Buat aturan yang jelas dan konsisten. Misalnya, "Setiap habis main, mainan harus diberesin." atau "Tidak ada gadget di meja makan." Konsistensi itu kuncinya. Meskipun mereka tantrum atau rewel, kamu harus tetap teguh. Lama-lama, mereka bakal terbiasa.
4. Jadikan Aktivitas yang Menyenangkan
Terkadang, anak nggak nurut karena mereka merasa tugas yang kamu kasih itu membosankan. "Beresin mainan? Duh, males banget." "Mandi? Males ah, dingin." Padahal, kamu bisa bikin tugas itu jadi lebih seru.
Coba jadikan aktivitas itu menyenangkan. Misalnya, ganti "Ayo, beresin mainan!" jadi "Ayo, kita balapan beresin mainan! Siapa yang paling cepat?" atau "Ayo, kita nyanyi sambil mandi!" Dengan begitu, mereka jadi lebih semangat dan nggak merasa terbebani.
5. Apresiasi Setiap Usaha Mereka
Anak-anak itu butuh apresiasi. Mereka butuh merasa dihargai. Saat mereka nurut, jangan anggap itu hal yang biasa. Coba puji mereka.
Apresiasi yang tulus bisa jadi vitamin buat mereka. Misalnya, "Mama bangga banget lho, kamu udah berani beresin mainan sendiri." atau "Kamu hebat! Kamu bisa pakai baju sendiri." Pujian yang tulus bikin mereka termotivasi buat nurut lagi.
Intinya, bikin anak nurut itu nggak cuma soal ngomel. Ini soal cara kamu berkomunikasi. Dengan menerapkan lima trik di atas, kamu nggak cuma jadi orang tua yang lebih sabar, tapi juga bisa membangun hubungan yang lebih kuat dan lebih terbuka sama anak.
image source: iStock