ardipedia.com – Di zaman sekarang, pacaran itu udah kayak hal yang lumrah banget. Bahkan, kayaknya aneh kalau ada orang yang nggak punya pacar. Tapi, buat kita yang lagi berusaha menjaga diri sesuai ajaran Islam, pacaran itu adalah sesuatu yang dihindari. Alasannya, pacaran itu bisa membuka pintu buat hal-hal yang nggak seharusnya terjadi, kayak zina hati dan zina mata. Nah, masalahnya, kalau pacaran nggak boleh, terus gimana cara kenal sama calon pasangan, ya?
Seringkali, kita jadi bingung. Mau kenalan langsung, takut dibilang aneh. Mau kenalan lewat media sosial, takut kebablasan. Akhirnya, kita jadi galau dan overthinking. Perasaan ini wajar banget, kok. Karena, kita hidup di tengah masyarakat yang punya pandangan berbeda. Tapi, jangan khawatir. Islam itu nggak pernah nyusahin umatnya. Justru, Islam kasih kita jalan keluar yang paling baik.
Interaksi antara laki-laki dan perempuan itu adalah hal yang wajar. Kita nggak bisa hidup sendirian. Kita butuh berinteraksi, baik itu buat kerja, belajar, atau bahkan buat nyari pasangan. Nah, gimana caranya biar interaksi itu tetap islami, nggak kebablasan, dan nggak bikin kita jadi galau?
Di artikel ini, gue mau ajak kamu buat kupas tuntas, gimana sih cara interaksi islami di dunia nyata dan maya? Bukan cuma teori, tapi tips yang bisa kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari, biar hidup kamu lebih tenang, dan kamu bisa dipertemukan sama jodoh yang terbaik.
1. Jaga Niat, Jaga Hati
Hal pertama yang harus kita lakukan saat berinteraksi adalah menjaga niat. Niat itu ibarat pondasi. Kalau pondasi kamu kuat, bangunan kamu juga akan kuat. Begitu juga dengan interaksi. Kalau niat kamu benar, interaksi kamu juga akan benar.
Niat yang benar itu adalah interaksi buat hal-hal yang bermanfaat. Misalnya, kamu interaksi sama lawan jenis buat urusan kerjaan, buat urusan belajar, atau buat urusan dakwah. Nggak ada niat lain, kayak niat buat modus atau niat buat baper-baperan.
Kalau niat kamu udah benar, otomatis hati kamu juga akan terjaga. Kamu nggak akan gampang baper, karena kamu tahu, niat kamu itu bukan buat pacaran.
Selain itu, kamu juga harus jaga hati kamu. Jangan biarkan hati kamu terlalu gampang baper. Kalau ada seseorang yang baik sama kamu, jangan langsung mikir, "Wah, dia suka sama gue, nih." Cukup anggap dia sebagai teman, dan jangan baper. Karena, baper itu bisa jadi awal dari dosa.
2. Jaga Batasan, Jaga Interaksi
Di dunia nyata, menjaga batasan itu gampang banget. Kalau lagi ngobrol sama lawan jenis, kamu bisa jaga jarak, nggak bersentuhan, dan nggak berduaan. Tapi, di dunia maya, menjaga batasan itu susah banget. Kita bisa chatting sampai tengah malam, bisa video call berjam-jam, atau bahkan bisa stalking media sosialnya.
Pelajaran dari Rasulullah SAW adalah, beliau selalu menjaga interaksi dengan lawan jenis. Beliau nggak pernah berduaan dengan lawan jenis yang bukan mahramnya. Beliau selalu ditemani oleh sahabat atau istrinya. Ini nunjukin kalau menjaga batasan itu penting banget, baik itu di dunia nyata maupun di dunia maya.
Gue pernah denger dari salah satu ustadz, katanya "chatting berduaan itu kayak berduaan di ruangan gelap". Kita nggak tahu apa yang terjadi. Makanya, kalau kamu mau interaksi di dunia maya, pastikan kamu punya batasan.
Misalnya, kamu bisa batasin waktu chatting kamu. Atau, kamu bisa chatting di grup, bukan di private chat. Hal-hal kecil kayak gini bisa bantu kamu buat menghindari hal-hal yang nggak seharusnya terjadi.
3. Komunikasi yang Jelas dan Terbuka
Seringkali, kita jadi galau karena komunikasi yang nggak jelas. Ada yang chatting tapi nggak jelas tujuannya. Ada yang like posting-an tapi nggak pernah ngajak ngobrol. Akhirnya, kita jadi overthinking.
Nah, kalau kamu mau interaksi, pastikan komunikasi kamu jelas. Nggak perlu pakai kode-kodean. Kalau kamu mau kenalan buat tujuan yang serius, langsung aja bilang. Kalau kamu nggak mau, juga langsung bilang.
Komunikasi yang jelas dan terbuka itu bisa bantu kamu buat menghindari salah paham. Ini juga bisa bantu kamu buat membangun hubungan yang sehat, baik itu pertemanan atau hubungan yang lebih serius.
Dalam Islam, kita diajarkan buat berkomunikasi dengan baik dan jujur. Jangan pernah ngasih harapan palsu ke orang lain. Kalau kamu nggak suka sama seseorang, bilang aja dengan baik-baik. Kalau kamu suka, juga bilang aja dengan baik-baik. Dengan begitu, kamu nggak akan bikin hati orang lain sakit.
4. Jangan Ragu Minta Bantuan Pihak Ketiga
Kalau kamu mau interaksi sama lawan jenis buat tujuan yang serius, jangan malu buat minta bantuan pihak ketiga. Pihak ketiga itu bisa orang tua, ustadz, atau teman yang kamu percaya.
Pihak ketiga itu punya banyak banget manfaat. Pertama, mereka bisa jadi penengah. Mereka bisa bantu kamu buat komunikasi dengan baik. Kedua, mereka bisa kasih masukan yang objektif. Mereka bisa melihat calon pasangan kamu dari sudut pandang yang lebih rasional. Ketiga, mereka bisa jadi pengingat. Mereka bisa ngingetin kamu kalau kamu udah mulai kebablasan.
Gue pernah denger cerita, ada orang yang ta'aruf. Mereka nggak pernah berduaan. Mereka selalu ditemani sama teman atau keluarga. Komunikasi yang terjadi itu tentang hal-hal yang fundamental, kayak pandangan tentang pernikahan, atau visi dan misi hidup. Setelah mereka yakin, baru mereka minta izin sama orang tua buat menikah.
Ini nunjukin kalau interaksi yang islami itu nggak harus ribet, kok. Dengan bantuan pihak ketiga, kamu bisa interaksi dengan cara yang benar, dan kamu bisa dipertemukan sama jodoh yang terbaik.
5. Jadikan Allah sebagai Prioritas
Yang terakhir, jangan pernah lupa buat menjadikan Allah sebagai prioritas. Pacaran itu dilarang karena pacaran itu bisa mengalihkan fokus kita dari Allah. Kita jadi terlalu fokus sama pacar, sampai lupa sama Allah.
Nah, kalau kamu mau interaksi, pastikan kamu nggak lupa sama Allah. Kamu bisa interaksi sama lawan jenis, tapi kamu juga harus tetap shalat, tetap baca Al-Qur'an, dan tetap dzikir. Dengan begitu, hati kamu akan jadi lebih tenang, dan kamu nggak akan gampang baper.
Pelajaran dari Rasulullah SAW adalah, beliau selalu menjadikan Allah sebagai prioritas. Beliau nggak pernah lupa sama Allah, meskipun beliau punya banyak kesibukan. Jadikanlah beliau sebagai teladan. Saat kamu bisa menjadikan Allah sebagai prioritas, Allah akan kasih yang terbaik buat kamu. Termasuk jodoh.
Penutup
Jadi, kalau pacaran nggak boleh, bukan berarti kamu nggak bisa interaksi sama lawan jenis. Kamu bisa interaksi, tapi kamu harus dengan cara yang benar, dengan cara yang diridhai Allah. Mulai dari sekarang, yuk, jaga niat, jaga batasan, komunikasi yang jelas, minta bantuan pihak ketiga, dan jadikan Allah sebagai prioritas.
Semoga dengan menerapkan tips ini, kamu bisa interaksi dengan cara yang benar, dan kamu bisa dipertemukan sama jodoh yang terbaik di waktu yang tepat.
image source : iStock