ardipedia.com – Di zaman sekarang, media sosial itu udah kayak kebutuhan pokok. Kita nggak bisa lepas dari HP. Kita scroll seharian, entah itu buat lihat konten yang lucu, konten yang menghibur, atau bahkan konten yang nggak jelas. Kita punya akun di TikTok, Instagram, Twitter, dan banyak lagi. Tapi, pernah nggak sih kamu lagi asik-asik bikin konten, terus tiba-tiba ada yang ngasih hate comment? Pasti ada perasaan kesel, sedih, dan insecure yang muncul, kan?
Kita jadi mikir, "Kok dia ngomongin gue kayak gitu, ya? Emang salah gue apa?" Perasaan ini wajar banget, kok. Karena, kita sebagai manusia, butuh pengakuan dari orang lain. Kita butuh divalidasi. Tapi, di media sosial, kita gampang banget dapat komentar yang nggak enak. Apalagi kalau kamu bikin konten Islami, pasti ada aja 'netizen' yang ngasih komentar yang bikin kamu jadi galau.
Seringkali, kita jadi bingung harus ngapain. Kita jadi bingung harus bales, atau biarin aja. Akhirnya, kita jadi memendam semuanya sendiri. Kita pura-pura kuat, padahal hati kita lagi hancur. Ini yang namanya masalah kesehatan mental.
Padahal, Islam punya banyak banget solusi buat masalah ini. Islam itu adalah agama yang sempurna. Islam nggak cuma ngatur soal ibadah, tapi juga ngatur soal cara kita menghadapi orang lain, termasuk di dunia maya.
Di artikel ini, gue mau ajak kamu buat kupas tuntas, gimana sih cara bijak menghadapi 'netizen' islami? Bukan buat nakut-nakutin, tapi buat jadi pengingat biar kita bisa jadi pribadi yang lebih bijak dalam berselancar di dunia maya.
1. Pahami Konsep Ikhlas dan Jangan Cari Pujian Manusia
Hal pertama dan paling penting yang harus kita lurusin adalah konsep ikhlas. Ikhlas itu artinya kita melakukan semua hal karena Allah, bukan karena manusia. Kalau niat kamu bikin konten itu karena Allah, kamu nggak akan peduli sama komentar orang lain. Kamu nggak akan peduli kalau konten kamu nggak viral. Kamu nggak akan peduli kalau kamu dapat hate comment.
Allah SWT berfirman:
"Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus." (QS. Al-Bayyinah: 5)
Pelajaran dari ayat ini adalah, kita harus ikhlas dalam setiap hal yang kita lakukan. Nggak cuma dalam ibadah, tapi juga dalam setiap hal yang kita lakukan di dunia maya. Kalau kamu ikhlas, kamu nggak akan peduli sama pujian manusia. Kamu cuma peduli sama ridha Allah.
Gue pernah denger dari salah satu ustadz, katanya "ridha Allah itu lebih penting daripada ridha manusia". Ridha manusia itu nggak ada habisnya. Seberapa pun kamu berusaha buat nyenengin orang lain, pasti ada aja yang nggak suka. Tapi, ridha Allah itu cuma satu. Kalau kamu dapat ridha-Nya, hidup kamu akan jadi lebih tenang.
2. Jadikan Hate Comment Sebagai Ladang Pahala
Seringkali, kita jadi sedih saat dapat hate comment. Kita mikir, "Kok dia ngomongin gue kayak gitu, ya? Padahal gue udah berbuat baik." Padahal, hate comment itu bisa jadi ladang pahala buat kita, lho.
Pelajaran dari Rasulullah SAW adalah, beliau adalah sosok yang paling sabar dalam menghadapi celaan orang lain. Beliau nggak pernah marah. Beliau nggak pernah ngeluh. Beliau selalu sabar dan ikhlas.
Allah SWT berfirman:
"...Dan barangsiapa yang memaafkan dan berbuat kebaikan, maka pahalanya atas (tanggungan) Allah." (QS. Asy-Syura: 40)
Ini nunjukin kalau memaafkan itu adalah amal yang pahalanya besar banget. Kalau kamu dapat hate comment, mendingan kamu maafin aja. Jangan dibales dengan hate comment juga. Dengan begitu, kamu bisa dapat pahala yang besar, dan kamu bisa jadi pribadi yang lebih baik.
Selain itu, hate comment juga bisa jadi pengingat buat kita. Mungkin, konten yang kita bikin itu ada yang salah. Mungkin, cara kita nyampein itu kurang baik. Jadikan hate comment itu sebagai motivasi buat kamu jadi pribadi yang lebih baik.
3. Jangan Personal Attack, Balas dengan Kebaikan
Seringkali, kita jadi gampang banget marah saat dapat hate comment. Kita jadi pengen bales dengan personal attack. Kita mikir, "Ah, gue bales aja. Biar dia tahu rasa." Ini adalah hal yang salah. Bales hate comment dengan personal attack cuma bikin masalahnya jadi makin gede.
Pelajaran dari Rasulullah SAW adalah, beliau nggak pernah bales keburukan dengan keburukan. Beliau selalu bales keburukan dengan kebaikan. Beliau bersabda:
"Orang yang kuat bukanlah orang yang kuat berkelahi, tetapi orang yang kuat adalah orang yang mengendalikan dirinya ketika marah." (HR. Bukhari dan Muslim)
Ini nunjukin kalau mengendalikan diri itu adalah hal yang paling baik. Jadi, kalau kamu dapat hate comment, mendingan kamu diam aja. Nggak usah dibales. Biar aja dia ngomongin kamu. Yang penting, kamu tahu kalau kamu nggak salah.
Kalau kamu nggak bisa diam, kamu bisa bales dengan kebaikan. Kamu bisa bales dengan doa, atau kamu bisa bales dengan kata-kata yang baik. Dengan begitu, kamu bisa jadi pribadi yang lebih baik, dan kamu bisa dapat pahala.
4. Jadikan Media Sosial Sebagai Ladang Pahala
Seringkali, kita jadi males buat berbuat baik di dunia maya karena kita mikir kalau itu nggak ada gunanya. Kita mikir, "Ah, gue bikin konten dakwah, tapi nggak ada yang like." Pikiran kayak gini cuma bikin hati kita nggak tenang.
Nah, dalam Islam, kita diajarkan buat jadikan kebaikan sebagai investasi. Setiap konten yang kamu bikin, itu bisa jadi pahala. Setiap like, setiap share, setiap komentar yang kamu dapatkan, itu bisa jadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.
Allah SWT berfirman:
"Barangsiapa yang menunjukkan suatu kebaikan, maka baginya pahala seperti orang yang melakukannya." (HR. Muslim)
Pelajaran dari hadis ini adalah, nyebarin kebaikan itu adalah amal yang pahalanya terus mengalir. Kalau kamu berdakwah, itu artinya kamu udah nyebarin kebaikan. Dan kamu bisa dapat pahala seperti orang yang melakukannya.
5. Jangan Lupa Doa dan Tawakal
Yang terakhir, jangan pernah lupa buat berdoa dan bertawakal. Doa itu adalah senjata paling ampuh. Doa itu bisa bikin kamu lebih semangat bikin konten yang bermanfaat. Doa itu juga bisa bikin kamu lebih fokus.
Allah SWT berfirman:
"Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan." (QS. Ghafir: 60)
Ini nunjukin kalau Allah itu selalu siap dengerin doa-doa kita. Kita nggak perlu takut kalau doa kita nggak dikabulkan. Karena, setiap doa yang kita panjatkan itu dicatat sama Allah. Dan Allah pasti akan kasih yang terbaik buat kita.
Selain doa, kamu juga harus tawakal. Tawakal itu artinya kita udah berusaha maksimal, kita udah bikin konten yang paling baik, lalu kita serahkan hasilnya kepada Allah. Tawakal itu bukan berarti pasrah, ya. Tawakal itu artinya kita yakin kalau Allah akan kasih yang terbaik buat kita.
Penutup
Jadi, hate comment itu nggak harus bikin kita galau. Itu bisa jadi ladang pahala buat kita. Mulai dari sekarang, yuk, kita coba lurusin niat, jadikan hate comment sebagai ladang pahala, jangan personal attack, jadikan kebaikan sebagai investasi, dan jangan lupa doa dan tawakal.
Semoga dengan menerapkan tips ini, kamu bisa jadi pribadi yang lebih baik, dan kamu bisa jadi orang yang paling disukai sama Allah.
image source : iStock