ardipedia.com – Di zaman sekarang, media sosial itu udah kayak kebutuhan pokok. Kita nggak bisa lepas dari TikTok dan Instagram. Kita scroll seharian, entah itu buat lihat konten yang lucu, konten yang menghibur, atau bahkan konten yang nggak jelas. Di antara konten-konten itu, ada juga konten Islami yang lewat di timeline kita. Tapi, pernah nggak sih kamu ngerasa kalau sebagian konten Islami itu malah jadi cringe?
Kita lihat ada yang bikin konten dakwah sambil joget, ada yang pakai suara-suara aneh, atau bahkan ada yang ngasih nasihat tapi dengan cara yang nggak pas. Konten-konten ini yang akhirnya bikin kita jadi malas buat lihat konten Islami. Kita jadi mikir, "Ah, konten Islami itu cringe." Padahal, nggak semua konten Islami itu cringe, lho. Ada banyak banget konten Islami yang bermanfaat dan menginspirasi.
Tapi, buat kita yang lagi berusaha menjaga diri sesuai ajaran Islam, penting banget buat kita tahu, gimana sih cara memilih inspirasi di media sosial? Jangan sampai kita salah pilih, dan malah jadi dapat informasi yang nggak valid.
Di artikel ini, gue mau ajak kamu buat kupas tuntas, gimana sih cara bijak memilih inspirasi di media sosial? Bukan buat nakut-nakutin, tapi buat jadi pengingat biar kita bisa jadi pribadi yang lebih bijak dalam berselancar di dunia maya.
1. Pahami Niat Kontennya, Bukan Cuma Tampilan Luarnya
Hal pertama yang harus kita perhatiin adalah niat dari kontennya. Niat itu ibarat pondasi. Kalau pondasi kamu kuat, bangunan kamu juga akan kuat. Begitu juga dengan konten Islami. Kalau niatnya benar, kontennya juga akan baik.
Niat yang benar itu adalah bikin konten buat nyebarin kebaikan, buat ngajak orang lain ke jalan yang benar, dan buat mendapatkan ridha Allah. Nggak ada niat lain, kayak niat buat cari follower, atau niat buat jadi yang paling viral.
Nabi Muhammad SAW bersabda:
"Sesungguhnya setiap amal perbuatan itu harus dengan niat, dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan apa yang dia niatkan." (HR. Bukhari dan Muslim)
Pelajaran dari hadis ini adalah, niat itu penting banget. Nggak cuma dalam ibadah, tapi juga dalam setiap hal yang kita lakukan. Kalau kamu niatkan bikin konten itu karena Allah, Allah akan mudahkan jalan kamu. Kamu akan lebih semangat bikin konten, dan kamu akan lebih fokus.
Jadi, saat kamu lihat konten Islami, jangan cuma lihat tampilan luarnya aja. Coba deh, pahami niat dari kontennya. Kalau niatnya baik, meskipun tampilannya kurang, konten itu tetap bisa bermanfaat.
2. Cek Validitas Informasinya, Jangan Asal Share
Di media sosial, banyak banget informasi yang nggak valid. Apalagi soal agama. Banyak banget orang yang ngasih nasihat, tapi nggak pakai ilmu. Mereka cuma ngikutin apa yang lagi tren, atau apa yang lagi viral.
Nah, kalau kamu mau cari inspirasi di media sosial, kamu harus cek validitas informasinya. Kamu harus tahu, dari mana sumbernya. Apakah sumbernya itu dari Al-Qur'an, hadis, atau dari ulama yang terpercaya? Kalau kamu nggak tahu, mendingan nggak usah share.
Rasulullah SAW bersabda:
"Cukuplah seseorang itu berdosa jika dia menyampaikan semua yang dia dengar." (HR. Muslim)
Pelajaran dari hadis ini adalah, kita harus hati-hati dalam menyampaikan informasi. Kita nggak boleh asal share aja. Kita harus pastikan informasi yang kita sampaikan itu valid.
Gue pernah denger dari salah satu ustadz, katanya "ilmu itu kayak makanan". Kalau makanan itu nggak jelas, makanan itu bisa jadi racun. Begitu juga dengan ilmu. Kalau ilmu itu nggak valid, ilmu itu bisa menyesatkan.
3. Pilih Konten yang Bikin Kamu Lebih Dekat ke Allah
Seringkali, kita cuma milih konten yang bikin kita ketawa, atau konten yang bikin kita galau. Padahal, ada banyak banget konten Islami yang bisa bikin kita lebih dekat sama Allah.
Kamu bisa pilih konten yang bikin kamu lebih semangat shalat, lebih semangat baca Al-Qur'an, atau bahkan lebih semangat sedekah. Kamu bisa pilih konten yang bikin kamu lebih sabar, lebih ikhlas, dan lebih tawakal.
Konten-konten kayak gini itu bisa jadi charging buat jiwa kamu. Itu bisa bikin kamu lebih tenang, lebih damai, dan lebih kuat dalam menghadapi hidup.
4. Jadikan Media Sosial Sebagai Ladang Pahala
Seringkali, kita jadi males buat berdakwah karena kita mikir kalau itu nggak ada gunanya. Kita mikir, "Ah, gue bikin konten dakwah, tapi nggak ada yang like." Pikiran kayak gini cuma bikin hati kita nggak tenang.
Nah, dalam Islam, kita diajarkan buat jadikan kebaikan sebagai investasi. Setiap konten yang kamu bikin, itu bisa jadi pahala. Setiap like, setiap share, setiap komentar yang kamu dapatkan, itu bisa jadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.
Allah SWT berfirman:
"Barangsiapa yang menunjukkan suatu kebaikan, maka baginya pahala seperti orang yang melakukannya." (HR. Muslim)
Pelajaran dari hadis ini adalah, nyebarin kebaikan itu adalah amal yang pahalanya terus mengalir. Kalau kamu berdakwah, itu artinya kamu udah nyebarin kebaikan. Dan kamu bisa dapat pahala seperti orang yang melakukannya.
5. Jangan Lupa Doa dan Tawakal
Yang terakhir, jangan pernah lupa buat berdoa dan bertawakal. Doa itu adalah senjata paling ampuh. Doa itu bisa bikin kamu lebih semangat bikin konten dakwah. Doa itu juga bisa bikin kamu lebih fokus.
Allah SWT berfirman:
"Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan." (QS. Ghafir: 60)
Ini nunjukin kalau Allah itu selalu siap dengerin doa-doa kita. Kita nggak perlu takut kalau doa kita nggak dikabulkan. Karena, setiap doa yang kita panjatkan itu dicatat sama Allah. Dan Allah pasti akan kasih yang terbaik buat kita.
Selain doa, kamu juga harus tawakal. Tawakal itu artinya kita udah berusaha maksimal, kita udah bikin konten dakwah yang paling baik, lalu kita serahkan hasilnya kepada Allah. Tawakal itu bukan berarti pasrah, ya. Tawakal itu artinya kita yakin kalau Allah akan kasih yang terbaik buat kita.
Penutup
Jadi, konten Islami itu nggak semua cringe, kok. Ada banyak banget konten Islami yang bermanfaat dan menginspirasi. Mulai dari sekarang, yuk, kita coba pahami niat, cek validitas, pilih konten yang bikin dekat sama Allah, jadikan media sosial sebagai ladang pahala, dan jangan lupa doa dan tawakal.
Semoga dengan menerapkan tips ini, kamu bisa jadi pribadi yang lebih bijak dalam berselancar di dunia maya.
image source : iStock