ardipedia.com – Sering kan kamu ngerasa kayak lagi lari maraton, tapi nggak sampai-sampai? Kamu udah kerja keras, udah berusaha, udah ngelakuin semua hal yang katanya bikin hidup bahagia. Tapi, kok rasanya hidup ini nggak tenang, ya? Kamu jadi gampang banget sedih, gampang banget marah, dan gampang banget stres. Perasaan ini bisa datang kapan aja, entah itu karena masalah kerjaan, masalah percintaan, atau bahkan karena scrolling media sosial yang nggak ada habisnya.
Kita hidup di era yang serba digital. Kita nggak bisa lepas dari HP. Kita scrolling seharian, entah itu buat lihat konten yang lucu, konten yang menghibur, atau bahkan konten yang nggak jelas. Tapi, pernah nggak sih kamu mikir, kalau scrolling itu cuma buang-buang waktu? Itu cuma bikin kita jadi lebih insecure, lebih iri, dan lebih nggak bersyukur.
Padahal, ada satu hal yang bisa bikin kita hidup lebih tenang, yaitu zikir. Zikir itu artinya mengingat Allah. Zikir itu nggak cuma diucapin, tapi juga dirasain. Zikir itu bisa bikin kita lebih dekat sama Allah, dan itu bisa bikin hati kita jadi lebih tenang dan damai.
Di artikel ini, gue mau ajak kamu buat kupas tuntas, apa aja sih manfaat zikir? Bukan cuma teori, tapi manfaat yang bisa kamu buktikan sendiri.
1. Zikir sebagai Obat Paling Ampuh Buat Hati
Seringkali, saat hati kita nggak baik-baik saja, kita jadi bingung harus ngapain. Kita jadi bingung harus cerita ke siapa. Kita jadi bingung harus cari solusi di mana. Akhirnya, kita jadi memendam semuanya sendiri. Kita pura-pura bahagia di depan orang lain, padahal hati kita lagi hancur.
Nah, zikir itu adalah obat paling ampuh buat hati. Zikir itu bisa bikin kita lebih tenang, lebih damai, dan lebih kuat dalam menghadapi hidup. Saat kita berzikir, kita kayak lagi reset pikiran kita. Kita alihkan fokus dari masalah-masalah dunia ke kebesaran Allah.
Allah SWT berfirman:
"Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram." (QS. Ar-Ra'd: 28)
Pelajaran dari ayat ini adalah, kalau kamu pengen hati kamu tenang, kamu harus perbanyak zikir. Zikir itu bisa bikin kamu lebih dekat sama Allah, dan itu bisa bikin hati kamu jadi lebih tenang.
Gue pernah denger dari salah satu ustadz, katanya "zikir itu kayak kita lagi ngebuang sampah dari hati". Kalau sampah itu nggak dibuang, sampah itu akan numpuk dan bikin hati kita jadi kotor. Begitu juga dengan masalah-masalah di hati. Kalau kamu nggak berzikir, masalah itu akan terus menghantui kamu.
2. Zikir sebagai Pengingat Diri dan Tujuan Hidup
Di era yang serba instan ini, kita gampang banget lupa sama tujuan hidup kita. Kita jadi terlalu fokus sama hal-hal yang fana, kayak harta atau jabatan. Kita jadi lupa kalau hidup ini cuma sementara.
Zikir itu adalah pengingat buat kita, lima kali sehari. Zikir itu kayak alarm yang ngingetin kita, kalau kita ini hamba Allah, dan tujuan hidup kita itu adalah beribadah kepada-Nya.
Saat kita berzikir, kita kayak lagi mengorientasikan diri kita. Kita kembali ke jalan yang benar. Kita sadar kalau semua yang kita punya itu cuma titipan dari Allah. Dan kita akan lebih berhati-hati dalam setiap hal yang kita lakukan.
Zikir itu juga bisa jadi momen buat kita introspeksi. Saat berzikir, kita bisa merenung, "Apakah hari ini gue udah jadi pribadi yang lebih baik? Apakah hari ini gue udah berbuat baik sama orang lain?" Pertanyaan-pertanyaan ini bisa bantu kita buat memperbaiki diri dari hari ke hari.
3. Zikir sebagai Cara Menghadapi Ujian
Hidup ini nggak akan selamanya mulus. Kita pasti akan diuji. Tapi, setiap ujian itu bisa bikin kita jadi pribadi yang lebih baik. Ujian itu bisa bikin iman kita jadi lebih kuat. Ujian itu bisa bikin kita lebih dekat sama Allah.
Saat kita lagi diuji, kita seringkali jadi galau. Kita jadi stres. Kita jadi nggak bisa ngapa-ngapain. Padahal, ada satu hal yang bisa kita lakuin, yaitu zikir. Zikir itu bisa bikin kita lebih sabar dalam menghadapi ujian. Zikir itu bisa bikin kita lebih kuat dalam menghadapi masalah.
Allah SWT berfirman:
"...dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat." (QS. Al-Baqarah: 45)
Pelajaran dari ayat ini adalah, kalau kamu lagi punya masalah, kamu bisa minta pertolongan sama Allah dengan sabar dan shalat. Dan zikir itu adalah salah satu bentuk sabar.
4. Zikir sebagai Cara Menjauhi Maksiat
Seringkali, kita jadi gampang banget maksiat. Kita gampang banget bohong, kita gampang banget nyuri, atau kita gampang banget ngomongin orang lain. Kenapa bisa begitu? Karena, hati kita itu kosong. Hati kita itu nggak terisi dengan zikir.
Pelajaran dari Rasulullah SAW adalah, beliau adalah sosok yang sangat menjaga lisan dan pikirannya. Beliau nggak pernah ngomongin orang lain. Beliau nggak pernah mikir yang jelek-jelek tentang orang lain.
Kalau kamu mau jauhin maksiat, kamu harus perbanyak zikir. Zikir itu bisa bikin hati kamu jadi lebih bersih. Zikir itu bisa bikin kamu lebih dekat sama Allah. Dan kalau kamu udah dekat sama Allah, kamu nggak akan lagi berani buat maksiat.
5. Jadikan Zikir Sebagai Kebiasaan
Zikir itu nggak cuma diucapin di masjid aja, lho. Zikir itu bisa di mana aja, kapan aja. Kamu bisa berzikir saat lagi kerja, saat lagi belajar, atau bahkan saat lagi scrolling media sosial.
Jadikan zikir sebagai kebiasaan. Mulai dari hal-hal yang kecil, kayak ucapin Bismillah saat kamu mau mulai sesuatu. Ucapin Alhamdulillah saat kamu selesai. Ucapin Masya Allah saat kamu lihat sesuatu yang bagus. Ucapin Innalillahi saat kamu lagi punya masalah.
Hal-hal kecil kayak gini bisa bikin kamu jadi lebih dekat sama Allah. Hal-hal kecil kayak gini juga bisa bikin hati kamu jadi lebih tenang.
Penutup
Jadi, kalau kamu lagi overwhelmed dengan masalah, jangan cuma scrolling. Saatnya berhenti scrolling dan mulai berzikir. Zikir itu bisa jadi obat paling ampuh buat hati kamu. Zikir itu bisa jadi pengingat, bisa jadi cara menghadapi ujian, bisa jadi cara menjauhi maksiat, dan bisa bikin kamu lebih dekat sama Allah.
Semoga dengan menerapkan tips ini, kamu bisa menjalani hidup yang lebih tenang, lebih bahagia, dan lebih bermakna.
image source : iStock