ardipedia.com – Kamu udah kerja keras, udah berusaha, udah ngelakuin semua hal yang katanya bikin hidup bahagia. Tapi, kok rasanya hidup ini nggak tenang, ya? Kamu jadi gampang banget sedih, gampang banget marah, dan gampang banget stres. Perasaan ini bisa datang kapan aja, entah itu karena masalah kerjaan, masalah percintaan, atau bahkan masalah keuangan.
Seringkali, saat hati kita nggak baik-baik saja, kita jadi bingung harus ngapain. Kita jadi bingung harus cerita ke siapa. Kita jadi bingung harus cari solusi di mana. Akhirnya, kita jadi memendam semuanya sendiri. Kita pura-pura bahagia di depan orang lain, padahal hati kita lagi hancur. Ini yang namanya masalah kesehatan mental.
Kesehatan mental itu penting banget, lho. Sama pentingnya kayak kesehatan fisik. Kalau fisik kita sakit, kita bisa ke dokter. Tapi kalau mental kita sakit, kita jadi bingung harus ke mana. Padahal, Islam punya banyak banget solusi buat masalah kesehatan mental. Islam itu adalah agama yang sempurna. Islam nggak cuma ngatur soal ibadah, tapi juga ngatur soal kesehatan mental.
Di artikel ini, gue mau ajak kamu buat kupas tuntas, gimana sih cara Islam ngasih jawaban untuk kesehatan mentalmu? Bukan cuma teori, tapi kiat-kiat yang bisa kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari, biar hidup kamu lebih tenang, lebih damai, dan penuh berkah.
1. Pahami Konsep Hidup Ini Ujian, Bukan Hukuman
Hal pertama yang harus kita pahami adalah konsep hidup ini ujian. Seringkali, saat kita lagi punya masalah, kita mikir kalau Allah lagi ngehukum kita. Pikiran kayak gini cuma bikin hati kita nggak tenang. Padahal, setiap masalah yang Allah kasih itu adalah ujian, bukan hukuman.
Allah SWT berfirman:
"Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar." (QS. Al-Baqarah: 155)
Pelajaran dari ayat ini adalah, hidup ini nggak akan selamanya mulus. Kita pasti akan diuji. Tapi, setiap ujian itu bisa bikin kita jadi pribadi yang lebih baik. Ujian itu bisa bikin iman kita jadi lebih kuat. Ujian itu bisa bikin kita lebih dekat sama Allah.
Gue pernah denger dari salah satu ustadz, katanya "ujian itu kayak kita lagi di-upgrade". Kalau HP kamu mau di-upgrade, kamu harus download software baru. Begitu juga dengan hidup. Kalau kamu mau di-upgrade, kamu harus lewatin ujian.
Jadi, jangan pernah ngeluh saat kamu lagi diuji. Justru, kamu harus bersyukur. Karena, itu artinya Allah lagi sayang sama kamu.
2. Jadikan Shalat dan Doa Sebagai 'Tempat Curhat' Terbaik
Saat kita lagi punya masalah, kita butuh tempat buat curhat. Kita butuh seseorang yang bisa dengerin kita. Dan tempat curhat yang paling baik itu adalah shalat dan doa. Shalat itu adalah sebuah komunikasi yang intim antara kita dan Allah.
Saat shalat, kita bisa curhatin semua kegalauan kita ke Allah. Kita bisa minta sama Dia buat ditenangkan hati kita. Kita bisa minta sama Dia buat dibimbing ke jalan yang benar.
Allah SWT berfirman:
"Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan." (QS. Ghafir: 60)
Ini nunjukin kalau Allah itu selalu siap dengerin doa-doa kita. Kita nggak perlu takut kalau doa kita nggak dikabulkan. Karena, setiap doa yang kita panjatkan itu dicatat sama Allah. Dan Allah pasti akan kasih yang terbaik buat kita.
Selain doa, kamu juga harus perbanyak dzikir. Dzikir itu artinya mengingat Allah. Saat kamu berdzikir, kamu kayak lagi reset pikiran kamu. Kamu alihkan fokus dari masalah-masalah dunia ke kebesaran Allah.
Allah SWT berfirman:
"Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram." (QS. Ar-Ra'd: 28)
Pelajaran dari ayat ini adalah, kalau kamu pengen hati kamu tenang, kamu harus perbanyak dzikir. Dzikir itu bisa bikin kamu lebih dekat sama Allah, dan itu bisa bikin hati kamu jadi lebih tenang.
3. Jaga Hubungan dengan Allah, Bukan Cuma di Masjid
Seringkali, kita cuma jaga hubungan sama Allah di masjid. Kita shalat, kita dzikir, tapi setelah itu, kita kembali ke kebiasaan lama. Kita jadi gampang banget maksiat.
Pelajaran dari Rasulullah SAW adalah, beliau adalah sosok yang selalu menjaga hubungannya sama Allah. Beliau nggak cuma shalat, tapi beliau juga baca Al-Qur'an, beliau juga berbuat baik, dan beliau juga nyebarin kebaikan.
Kalau kamu mau kesehatan mental kamu baik, kamu harus jaga hubungan sama Allah. Jangan cuma di masjid. Kamu harus jaga hubungan sama Allah di mana aja, kapan aja.
Gue pernah denger dari salah satu ustadz, katanya "hubungan kita sama Allah itu kayak hubungan kita sama pacar". Kalau kamu nggak pernah chatting sama pacar kamu, pacar kamu akan marah, kan? Begitu juga dengan Allah. Kalau kamu nggak pernah shalat, nggak pernah baca Al-Qur'an, Allah akan marah.
Jadi, jangan pernah putus hubungan sama Allah. Jaga hubungan kamu, dan kamu akan merasa lebih tenang.
4. Cari Ilmu, Jangan Menyendiri
Saat kita lagi punya masalah, kita suka menyendiri. Kita jadi nggak mau berinteraksi sama orang lain. Ini adalah hal yang salah. Saat kita menyendiri, kita jadi gampang banget overthinking. Kita jadi gampang banget stres.
Nah, daripada menyendiri, mendingan kamu cari ilmu. Kamu bisa ikut kajian, kamu bisa baca buku-buku Islami, atau kamu bisa nonton ceramah-ceramah ustadz. Ilmu itu bisa bantu kamu buat mengatasi masalah kamu.
Nabi Muhammad SAW bersabda:
"Barangsiapa yang menempuh jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga." (HR. Muslim)
Ini nunjukin kalau menuntut ilmu itu adalah ibadah yang paling mulia. Kalau kamu mau kesehatan mental kamu baik, kamu harus perbanyak ilmu. Ilmu itu bisa jadi obat paling ampuh buat masalah kamu.
5. Jangan Bandingkan Dirimu dengan Orang Lain
Ini adalah penyakit yang paling sering bikin kita insecure. Kita terlalu sering membandingkan diri sama orang lain. Kita lihat teman kita sukses, kita jadi iri. Kita lihat teman kita udah nikah, kita jadi galau.
Padahal, setiap orang itu punya jalan hidupnya masing-masing. Kamu nggak tahu, di balik foto-foto yang bagus di media sosial, mungkin mereka juga punya masalah yang kamu nggak tahu. Fokuslah pada diri sendiri. Fokus pada apa yang kamu punya, bukan pada apa yang orang lain punya.
Rasulullah SAW bersabda:
"Lihatlah orang yang lebih rendah darimu, dan janganlah melihat orang yang lebih tinggi darimu, karena yang demikian itu lebih pantas untuk membuat kalian tidak meremehkan nikmat Allah yang telah diberikan kepadamu." (HR. Muslim)
Pelajaran dari hadis ini adalah, jangan pernah membandingkan diri sama orang lain. Fokus aja buat memperbaiki diri, dan percaya kalau Allah akan kasih yang terbaik buat kamu di waktu yang tepat.
Penutup
Jadi, saat hati kamu nggak baik-baik saja, jangan takut. Islam punya banyak banget solusi buat kesehatan mentalmu. Pahami kalau hidup ini ujian, jadikan shalat dan doa sebagai tempat curhat, jaga hubungan sama Allah, cari ilmu, dan jangan bandingkan diri dengan orang lain.
Semoga dengan menerapkan kiat-kiat ini, kamu bisa menjalani hidup yang lebih tenang, lebih bahagia, dan lebih bermakna.
image source : iStock